Ketahuilah Tugas – Tugas Seorang Arsitek Dalam Pembangunan Proyek!

Debris – Orang paling memiliki tanggung jawab besar dalam perusahaan developer adalah seorang arsitek. Karena seorang arsitek harus memiliki segudang ilmu pengetahuan dengan skill handal dalam rancangan proyek. Hal ini bermula sejak pembuatan konsep pembangunan, perancangan hingga proses selesai. Konsep rancangan yang dibuat juga harus memperhatikan dengan mengkomodikasi kepentingan pasar ataupun selera konsumen. Karena penentuan dari konsep yang dibuat hanya konsumen yang berhak menentukan rancangan tersebut sudah sesuai atau tidak dengan keinginannya.

Menilai dan menentukan sebuah rancangan bagus dan tidak sangat mudah. Jika produk rancangan yang dibuat cepat laku di pasaran maka rancangan tersebut dapat di katakan baik. Begitu juga sebaliknya, jika rancangan tidak memenuhi selera konsumen tentu tidak akan laku. Pasti hal ini tergantung dari beberapa faktor dan pertimbangan. Karena konsep yang dirancang harus dipresentasikan semenarik mungkin, sehingga konsumen benar-benar tercengang dan semakin tertarik untuk memiliki bangunan tersebut.

Biasanya setelah konsep rancangan diterima, maka seorang arsitek akan kembali bekerja dengan membuat suatu prarancangan proyek. Prarancangan ini dimulai dari segi efektivitas, pelaksanaan proyek, biaya yang harus di keluarkan, lama proses pembangunan, dan seluruh desain secara menyeluruh. Setelah itu, kembali hal ini didiskusikan dengan konsumen dan beberapa orang yang akan berkecimpung dalam proyek. Setelah deal barulah semuanya dapat dimulai.

Mengenal Tugas – Tugas Seorang Arsitek Dalam Pembangunan Proyek

Seorang Arsitek dituntut untuk jago dalam desain, terutama desain siteplan yang efektif. Hal ini berguna untuk meminimalisir tanah non komersial yang digunakan. Agar supaya lahan yang digunakan menjadi lebih lebar. Lahan yang komersial membuat harga patokan produk yang dijual menjadi lebih murah. Sehingga bangunan ini akan menjadi semakin menarik perhatian pembeli. Walau demikian tentu desain siteplan yang dibuat harus selaras dan sesuai dengan peraturan daerah setempat.

Desain utama telah tersepakati maka bagian yang tak kalah penting untuk dilakukan oleh seorang arsitek yaitu desain secara lebih mendetail. Detail ini dilakukan mulai dari perancangan dalam suatu ruangan, gambar fased suatu bangunan dan secara keseluruhan dalam ruangan bangunan. Jika bukan seorang arsitek hal ini sulit untuk dilakukan. Karena gambar desain yang dibuat harus dalam bentuk 3 Dimensi sehingga lebih menyerupai wujud asli pada daat bangunan nyata. Gambar-gambar yang dibuat juga benar-benar lengkap termasuk tata ruang, misalnya denah bangunan, gambar potongan, detail bangunan dan gambar situasi-situasinya.

Setelah gambar desain menyeluruh seorang arsitek harus kembali mempresentasikan hasil karya Anda pada konsumen. Dengan syarat bangunan ini harus memberikan kesan kenyamanan, fungsional dan ergonomic. Kecakapan Anda dalam menjelaskan juga merupakan salah satu kunci utama untuk membuat konsumen yakin dengan proyek yang Anda kerjakan. Dengan demikian para konsumen menjadi mudah untuk terpikat. Bayangkan jika Anda berada pada posisi konsumen. Tentunya Anda menginginkan yang terbaik untuk bangunan yang akan Anda tinggali (jika bangunan berupa rumah). Tawaran yang tidak menarik tentu membuat Anda menjadi ragu, karena jika sudah terlanjur dibangun maka tidak mungkin untuk dirombak kembali. Karena biaya yang harus Anda keluarkan sangatlah besar.

Siapa coba yang tidak tertarik jika disodori sebuah rumah dengan kualitas disain brosur yang benar-benar bagus. Secara otomatis Anda akan semakin tertarik untuk segera melakukan pembangunan tersebut. Jadi seorang arsitek dituntut untuk benar-benar memuaskan hati para konsumen agar konsumen tidak merasakan kekecewaan nantinya. Karya desain yang Anda buat juga harus dibuat dengan suatu ketelitia,. Sehingga harus dengan sedetail mungkin disusun. Tujuannya agar pada saat pelaksanaan tidak ada yang namanya kekeliruan atau bahkan kekacauan.

Jangan dikira seorang arsitek kerjanya nyaman ya, karena tugasnya tidak hanya merancang satu unit komersial dari proyek. Seorang arsitek juga melakukan perancangan pada seluruh area non komersial, contohnya fasilitas umum, fasilitas sosial, taman, gerbang dll. Jadi diharapkan dalam bentuk desain rumah bandar ceme dan apapun yang diciptakan harus benar-benar mampu terlihat sama ekspektasi si konsumen dengan desain dan bangunan yang telah jadi.

Membahas pada saat proses pelaksanaan, seorang arsitek tidak bekerja seorang diri. Biasanya pada saat bekerja dalam proses pembangunan arsitek akan dibantu oleh drafter. Dan tugas dari seorang drafter yaitu membuat gambar detail kerja yang sesuai dengan order gambar dari arsitek. Sebut saja drafter adalah bawahan yang harus dimiliki oleh seorang arsitek (asisten). Apa saja yang dilakukan oleh drafter? Salah satunya yaitu menggambar bangunan, strustur dan potongan-potongan secara lengkap bahkan hingga jendela dan pintunya. Setelah tergambar seluruh karyanya juga harus dijelaskan kepada konsumen sekaligus membahas mengenai rencana anggaran biayanya selama proses berlangsung. Jadi drafter yang bertugas untuk melayani perombakan gambar jika konsumen menghendaki.